Ketentuan Umum, Persyaratan, dan Jadwal SNMPTN 2018

Informasi Jadwal jalur SNMPTN tahun 2018-2019 review Jadwal Lengkap SNMPTN melalui 2018-2019 review Jadwal SNMPTN. Hai teman-teman sekalian kalian seluruh bisa saja sedang menanti atau melakukan pendaftaran SNMPTN namun belum mengetahui secara lengkap kapan pelaksanaan dilaksanaan SNMPTN di sini kami akan memberikan sebagian Info tentang bersama Pendaftaran untuk itu jangan lewatkan peluang kali ini sebab kami akan mengkaji mengenai Jadwal lengkap SNMPTN untuk lebih mengetahui review selengkapnya di bawah ini.




  • Leaflet Informasi SNMPTN 2018 [Download]
  • Leaflet Informasi SBMPTN 2018 [Download]


Berdasarkan sumber yang kami kutip yaitu web site resmi SNMPTN terkandung sebagian tahapan yang mesti diperiksa jadwal pendaftaran yang akan diikuti sebab telah dijadwalakan secara rinci kapan dan seperti apa pelaksanaan tidak cuma pendaftaran mulai berasal dari meksnisme proses pendaftaran hingga bersama pengumuman dan seluruh jadwal yang tentang bersama SNMPTN.

Memang kecuali kami mengkaji mengenai SNMPTN pasti kami tidak akan terlepas berasal dari yang namanya jadwal berasal dari sana kami mengetahui apa saja yang mesti dipersiapkan dan seperti apa pelaksaaan pendaftaran tersebut pasti jadi tidak benar satu pertimbangan, kapan mesti memaulai dan kapan mesti mengkahiri sesuai bersama ketetapan yang berlaku.


Latar Belakang

Penerimaan mahasiswa baru harus memenuhi prinsip adil, akuntabel, transparan, dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi. Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan, setelah pendidikan menengah, menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi tepat waktu. Siswa yang berprestasi tinggi dan konsisten menunjukkan prestasinya di SMA/SMK/MA layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa melalui SNMPTN.
Dalam kerangka integrasi pendidikan menengah dengan pendidikan tinggi, sekolah diberi peran dalam proses seleksi SNMPTN dengan asumsi bahwa sekolah sebagai satuan pendidikan dan guru sebagai pendidik selalu menjunjung tinggi kehormatan dan kejujuran sebagai bagian dari prinsip pendidikan karakter. Oleh karena itu, sekolah berkewajiban mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dengan lengkap dan benar serta mendorong dan mendukung siswa dalam proses mendaftar. PDSS merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswa yang dijadikan sumber utama data SNMPTN.

Tujuan

Tujuan SNMPTN adalah:
  1. Memberikan kesempatan kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah (MA), atau yang sederajat di dalam dan luar negeri (Sekolah Republik Indonesia/SRI) yang memiliki prestasi unggul untuk menempuh pendidikan tinggi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
  2. Memberikan peluang kepada PTN untuk mendapatkan calon mahasiswa baru yang mempunyai prestasi akademik tinggi.

Ketentuan Umum

  1. SNMPTN dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) bagi SMA/SMK/MA atau sederajat dengan masa belajar 3 (tiga) tahun atau semester 1 (satu) sampai dengan semester 7 (tujuh) bagi SMK dengan masa belajar 4 (empat) tahun, serta portofolio akademik.
  2. Sekolah yang siswanya mengikuti SNMPTN harus mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
  3. Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), memiliki prestasi unggul, dan rekam jejak prestasi akademik di PDSS.
  4. Siswa yang akan mendaftar SNMPTN wajib membaca informasi pada laman PTN yang dipilih tentang ketentuan yang terkait dengan penerimaan mahasiswa baru di PTN tersebut.

Ketentuan Khusus

Persyaratan Sekolah

Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah:
SMA/SMK/MA atau sederajat (termasuk SRI di luar negeri) yang mempunyai NPSN dan telah mengisi PDSS dengan lengkap dan benar.

Persyaratan Siswa Pendaftar

Siswa SMA/SMK/MA atau sederajat (termasuk SRI di luar negeri) kelas terakhir pada tahun 2018 yang memenuhi persyaratan.
  1. Memiliki prestasi unggul yaitu calon peserta masuk peringkat terbaik di sekolah, dengan ketentuan berdasarkan akreditasi sekolah sebagai berikut:
    1. akreditasi A, 50% terbaik di sekolahnya;
    2. akreditasi B, 30% terbaik di sekolahnya;
    3. akreditasi C, 10% terbaik di sekolahnya;
    4. belum terakreditasi, 5% terbaik di sekolahnya.
  2. Pemeringkatan dilakukan oleh Panitia Pusat berdasarkan data PDSS.
  3. Memiliki NISN dan terdaftar pada PDSS,
  4. Memiliki nilai rapor semester 1 sampai semester 5 (bagi siswa SMA/SMK/MA atau sederajat tiga tahun) atau nilai rapor semester 1 sampai semester 7 (bagi SMK empat tahun) yang telah diisikan pada PDSS.
  5. Memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN (dapat dilihat pada laman PTN bersangkutan).

Penerimaan di PTN

Peserta diterima di PTN, jika:
  1. lulus satuan pendidikan SMA/SMK/MA atau sederajat;
  2. lulus SNMPTN 2018; dan
  3. lolos verifikasi data dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.

Tahapan Mengikuti SNMPTN

Tahapan mengikuti SNMPTN dilakukan sebagai berikut:

Pengisian dan Verifikasi PDSS

  1. Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah mengisi data sekolah dan siswa di PDSS harus melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id.
  2. Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah mendapatkan password yang akan digunakan oleh siswa untuk melakukan verifikasi.
  3. Siswa melakukan verikasi data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah dengan menggunakan NISN dan password.
  4. Apabila siswa tidak melaksanakan verifikasi data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah, data yang diisikan dianggap benar dan tidak dapat diubah setelah waktu verifikasi berakhir.

Pemeringkatan

  1. Panitia Pusat, melalui sistem, membuat pemeringkatan siswa berdasarkan nilai mata pelajaran sebagai berikut.
    1. Jurusan IPA: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi.
    2. Jurusan IPS: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi.
    3. Jurusan Bahasa: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu Bahasa Asing.
    4. SMK: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kompetensi Keahlian (Teori Kejuruan dan Praktik Kejuruan).
  2. Berdasarkan pemeringkatan prestasi akademik yang dilakukan Panitia Pusat, siswa yang memenuhi syarat diizinkan untuk mendaftar SNMPTN 2018.

Pendaftaran SNMPTN

  1. Siswa Pendaftar yang memenuhi kriteria pemeringkatan, menggunakan NISN dan password login ke laman SNMPTN 2018 http://www.web.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.
  2. Siswa Pendaftar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pasfoto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan (jika ada). Pendaftar harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN yang akan dipilih.
  3. Siswa Pendaftar pada program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio dan dokumen bukti keterampilan yang telah disahkan oleh Kepala Sekolah menggunakan pedoman yang dapat diunduh dari laman http://www.snmptn.ac.id.
  4. Siswa Pendaftar mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.
Sekolah dan/atau pendaftar yang mengalami kesulitan akses Internet dapat melakukan pengisian PDSS dan pendaftaran SNMPTN di PLASA TELKOM di seluruh Indonesia.

Jadwal SNMPTN

Jadwal pelaksanaan SNMPTN adalah sebagai berikut:
Pengisian dan Verifikasi PDSS13 Januari – 10 Februari 2018
Pendaftaran SNMPTN21 Februari – 6 Maret 2018
Pengumuman Hasil Seleksi17 April 2018
Proses verifikasi dokumen peserta dan/atau pendaftaran ulang di PTN masing-masing bagi yang lulus seleksi dilaksanakan hari Selasa, 8 Mei 2018 (bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN 2018).

Jumlah Pilihan PTN dan Program Studi

  1. Pendaftar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) PTN. Apabila memilih 2 (dua) PTN, salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya, apabila memilih satu PTN, pendaftar boleh memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.
  2. Pendaftar dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan 1 (satu) PTN maksimal 2 (dua) program studi.
  3. Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  4. Siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan dan ditentukan oleh masing-masing PTN.
  5. Daftar program studi dan daya tampung SNMPTN tahun 2018 dapat dilihat pada laman http://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran.

Biaya

Pendaftar tidak dipungut biaya apa pun. Biaya penyelenggaraan SNMPTN sepenuhnya ditanggung Pemerintah.

Prinsip dan Tahapan Seleksi

Prinsip Seleksi

Seleksi dilakukan berdasarkan prinsip:
  1. mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas secara akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi akademik lainnya yang relevan dengan program studi yang dipilih;
  2. memperhitungkan rekam jejak kinerja sekolah; dan
  3. menggunakan kriteria seleksi nasional dan kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing PTN secara adil, akuntabel, dan transparan.

Tahapan Seleksi

Seleksi dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
  1. Pendaftar diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi.
  2. Pendaftar yang memilih program studi di 2 (dua) PTN, jika tidak lulus di PTN pilihan pertama, pendaftar akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan prodi dan ketersediaan daya tampung.

Sanksi Bagi Sekolah dan/atau Siswa yang Melakukan Kecurangan

Sanksi tegas bagi sekolah dan/atau siswa/calon mahasiswa yang melakukan kecurangan sebagai berikut:
  1. Sekolah yang terbukti melakukan kecurangan tidak diikutsertakan dalam SNMPTN tahun berikutnya.
  2. Siswa yang dinyatakan lulus SNMPTN dan terbukti melakukan kecurangan dibatalkan status kelulusannya.

Laman Resmi dan Alamat Panitia Pusat

  1. Informasi resmi SNMPTN 2018 dapat diunduh melalui laman http://www.snmptn.ac.id.
  2. Informasi resmi dapat diakses melalui http://halo.snmptn.ac.id, dan call center 08041 450 450.
  3. Informasi resmi juga dapat diperoleh di kantor Humas PTN terdekat.
  4. Alamat Panitia Pusat: 
    Gedung dr. Prakosa (Lt.2)
    Kantor Pusat Universitas Sebelas Maret
    Jl. Ir. Sutami No 36A, Kentingan Surakarta 57126
    Telp. 0271-7890329, Fax. 0271-636268
    Email: panpus.snmptn.sbmptn@mail.uns.ac.id

Lain-lain

  1. Siswa Pendaftar dari keluarga tidak mampu dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan Bidikmisi melalui laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/.
  2. Perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan SNMPTN Tahun 2018 akan diinformasikan melalui laman http://www.snmptn.ac.id.

Jika kalian memandang sumber yang telah ada, bahwa dikatakan proses pendaftaran dibagi di dalam sebagian tahapan seperti Pendaftaran SNMPTN, pengisian PDSS, Cetak Kartu Peserta, hingga denga Pengumuman Hasil, dan juga tentang bersama Pendaftaran hingga Pengumuman Bidik Misi SNMPTN yang akan dibahas secara rinci disini.


Ketentuan Umum

Ketentuan umum bagi pendafatar SNMPTN 2018 adalah sebagai berikut:
  1.   SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) bagi SMA/MA dan SMK dengan masa belajar 3 (tiga) tahun atau semester 1 (satu) sampai dengan semester 7 (tujuh) bagi SMK dengan masa belajar 4 (empat) tahun, serta Portofolio Akademik.
  2.   Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswa.
  3.   Sekolah yang siswanya akan mengikuti SNMPTN harus mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
  4.   Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa nasional (NISN), memiliki prestasi unggul, dan rekam jejak prestasi akademik, serta terdaftar di PDSS.
  5.   Siswa yang akan mendaftar SNMPTN wajib membaca informasi pada laman PTN yang dipilih tentang ketentuan yang terkait dengan penerimaan mahasiswa baru.

Persyaratan SNMPTN 2018

Syarat-syarat SNMPTN 2018:
  1.   Berasal dari SMA/MA, SMK negeri maupun swasta, (termasuk SRI di luar negeri) yang mempunyai NPSN.
  2.   Telah mengisi PDSS dengan lengkap dan benar.
  3.   Siswa SMA/MA, SMK kelas terakhir pada tahun 2018 yang:
    1.   Memiliki prestasi unggul yaitu: calon peserta masuk peringkat terbaik di sekolah pada semester tiga, semester empat, dan semester lima, dengan ketentuan berdasarkan akreditasi sekolah sebagai berikut:
      •   Akreditasi A sebanyak 50% terbaik di sekolahnya,
      •   Akreditasi B sebanyak 30% terbaik di sekolahnya,
      •   Akreditasi C sebanyak 10% terbaik di sekolahnya, dan
      •   Akreditasi lainnya sebanyak 5% terbaik di sekolahnya.
    2.   Memiliki NISN dan terdaftar pada PDSS,
    3.   Memiliki nilai rapor semester satu sampai semester lima (bagi siswa SMA/MA, SMK tiga tahun) atau nilai rapor semester satu sampai semester tujuh (bagi SMK empat tahun) yang telah diisikan pada PDSS.
    4.   Memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN (dapat dilihat pada laman PTN bersangkutan).
    5.   Siswa lulusan tahun 2017, 2016, dan 2015 tidak bisa mendaftar untuk SNMPTN tahun 2018
    6. Siswa Pendaftar dari keluarga kurang mampu dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan Bidikmisi melalui halaman ini.

    Seluruh proses seleksi dan informasi terkait syarat dan cara pendaftaran dapat dilihat melaui Halaman Resmi SNMPTN.
     

    Jadwal SNMPTN 2018

    Belum ada pengumuman resmi dari panitia penyelenggara SNMPTN 2018, namun perkiraan serangkaian pendaftaran SNMPTN dapat dilihat pada daftar berikut.
    1. Pengisian PDSS (14 Januari – 10 Februari 2018)
    2. Verifikasi PDSS (15 Januari – 12 Februari 2018)
    3. Pendaftaran SNMPTN (21 Februari – 6 Maret 2018)
    4. Proses Seleksi (14 Maret – 14 April 2018)
    5. Pencetakan Kartu Tanda Peserta SNMPTN (14 Maret – 14 April 2018)
    6. Proses Seleksi (15 Maret – 15 April 2018)
    7. Pengumuman Hasil Seleksi (15 Maret – 15 April 2018)
    8. Proses verifikasi dokumen peserta dan/atau pendaftaran ulang di PTN masing-masing bagi yang lulus seleksi tanggal 16 Mei 2018 (bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN 2018).

    Salam sukses buat adik-adik semuanya, semoga bisa membantu, semoga bisa diterima pada Program Studi di Universitas yang diinginkan.
Pada peluang kali ini kami akan mengkaji secara rinci mengenai Jadwal bisa saja kesimpang siuran terjadi pada kala kami mengakses sebab banyak web site yang belum update jadwal pelaksaan pendaftaran yang ada maka berasal dari itu di sini kami akan memberikan Info lengkapnya yang akan diuraikan satu persatu. Banyak sekali siswa yang berharap untuk dapat mengikuti seleksi SNMPTN. Namun mereka terkendala masalah prestasi.

Mengapa demikian?

Ya karena SNMPTN ini diperuntukkan hanya bagi mereka (siswa-siswi) yang memiliki prestasi akademik yang tinggi di suatu Sekolah dan secara konsisten menunjukkan prestasinya tersebut di setiap semester. Untuk siswa-siswa yang demikian itu, maka memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi SNMPTN.

Jika anda bukanlah siswa atau siswa yang memiliki prestasi yang tinggi, maka anda tidak mendapatkan kesempatan untuk mengikuti seleksi jalur SNMPTN. Namun anda dapat mengikuti jalur seleksi lainnya, yaitu jalur SBMPTN atau jalur mandiri PTN.

Ada beberapa kelebihan dari jalur SNMPTN ini yaitu :

* Seleksi SNMPTN dilakukan tanpa ujian tertulis. Peserta SNMPTN tidak akan diuji melalui soal-soal, karena seleksinya didasarkan pada prestasi calon peserta yang dilihat dari nilai rapor dan prestasi lain yang relevan.

* Biaya seleksi SNMPTN gratis. Mengapa gratis? karena biaya seleksinya telah ditanggung oleh Pemerintah sehingga dengan gratis ini dapat meringankan pengeluaran biaya pendaftaran.

* Bagi calon peserta SNMPTN yang berasal dari keluarga kurang mampu serta berprestasi tinggi, maka dapat mengajukan pendaftaran untuk mendapatkan bantuan biaya pendidikan yang disebut dengan Bidikmisi.

* Kuota Penerimaan jalur SNMPTN paling banyak dari jumlah kuota seluruh penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri. Dengan demikian, maka dapat diketahui bahwa penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN ini memberikan kuota paling banyak sehingga peluang untuk diterima di PTN lebih besar dari jalur lainnya.

Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki oleh SNMPTN, maka dapat menjadi motivasi tersendiri bagi yang mengikutinya agar bisa lulus seleksi.

Jika anda termasuk siswa-siswi yang berprestasi tinggi, maka daftarkan diri anda mengikuti seleksi SNMPTN. Namun harus diketahui bahwa siswa-siswi yang akan mendaftar SNMPTN harus mendapatkan rekomendasi dari Kepala Sekolah.

Kepala Sekolah akan menentukan siswa-siswi yang mana yang akan didaftarkan mengikuti seleksi SNMPTN. Siswa-siswi tersebut tentunya adalah siswa-siswi yang berprestasi tinggi di Sekolah yang dilihat dari prestasi-prestasi yang diraih di setiap semester serta dilihat juga dari nilai rapor.

Penyelenggaraan SNMPTN memiliki 2 tujuan, yaitu :
  1. Memberikan kesempatan kepada siswa SMA, MA, SMK, termasuk Sekolah Republik Indonesia (SRI) di luar negeri untuk memperoleh pendidikan tinggi
  2. Memberikan peluang kepada PTN untuk mendapatkan calon mahasiswa baru yang memiliki prestasi akademik tinggi

Itulah tujuan dari penyelenggaraan SNMPTN. Untuk mewujudkan itu, maka pelaksanaan SNMPTN harus dapat terlaksana sebaik mungkin dan memenuhi prinsip adil, akuntabel, transparan, dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi.

Ada beberapa ketentuan yang harus dipahami ketika akan mendaftar SNMPTN. Ketentuan tersebut diperuntukkan bagi sekolah dan juga bagi siswa calon peserta SNMPTN. Berikut informasinya

A. Ketentuan Umum Pendaftaran SNMPTN
  1. SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) bagi SMA/SMK/MA atau sederajat dengan masa belajar 3 (tiga) tahun atau semester 1 (satu) sampai dengan semester 7 (tujuh) bagi SMK dengan masa belajar 4 (empat) tahun, serta portofolio akademik.
  2. Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswa.
  3. Sekolah yang siswanya mengikuti SNMPTN harus mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
  4. Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa nasional (NISN), memiliki prestasi unggul dan rekam jejak prestasi akademik di PDSS.
  5. Siswa yang akan mendaftar SNMPTN wajib membaca informasi pada laman PTN yang dipilih tentang ketentuan yang terkait dengan penerimaan mahasiswa baru.

        B. Persyaratan Pendaftaran SNMPTN

        Ada beberapa persyaratan pendaftaran yang harus dipenuhi ketika akan mendaftarkan diri mengikuti seleksi SNMPTN. Persyaratan tersebut diperuntukkan bagi Sekolah dan juga bagi siswa. Berikut informasinya.

        1. Persyaratan Pendaftaran SNMPTN untuk Sekolah
        1. Sekolah jenjang SMA/SMK/MA atau sederajat (termasuk SRI di luar negeri) yang mempunyai NPSN
        2. Telah mengisi PDSS dengan lengkap dan benar. 

        2. Persyaratan Pendaftaran SNMPTN untuk Siswa

        Calon peserta adalah Siswa SMA/SMK/MA atau sederajat (termasuk SRI di luar negeri) kelas terakhir pada tahun ini yang memenuhi persyaratan sebagai berikut :
        1. Memiliki prestasi unggul yaitu calon peserta masuk peringkat terbaik di sekolah, dengan ketentuan berdasarkan akreditasi sekolah sebagai berikut:
          • Akreditasi A, 50% terbaik di sekolahnya;
          • Akreditasi B, 30% terbaik di sekolahnya;
          • Akreditasi C, 10% terbaik di sekolahnya;
          • Belum terakreditasi, 5% terbaik di sekolahnya
        2. Siswa memiliki NISN dan terdaftar pada PDSS,
        3. Siswa memiliki nilai rapor semester 1 sampai semester 5 (untuk siswa SMA/MA, SMK tiga tahun) atau nilai rapor semester 1 sampai semester 7 (untuk SMK empat tahun) yang telah diisikan pada PDSS.
        4. Memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN

              Itulah beberapa persyaratan pendaftaran yang harus dipenuhi oleh siswa dan sekolah yang akan mendaftar SNMPTN. Setelah memenuhi persyaratan pendaftaran di atas, maka anda dapat melakukan pendaftaran SNMPTN seperti tata cara yang admin berikan berikut ini.

              C. Tata Cara Pendaftaran SNMPTN

              Pendaftaran SNMPTN dilakukan melalui tiga tahapan. Tahap pertama yaitu pengisian PDSS oleh kepala sekolah dan verifikasi oleh siswa. Tahap kedua yaitu pemeringkatan oleh panitia. Tahap ketiga yaitu pendaftaran SNMPTN secara online oleh siswa. Cara pendaftarannya dijelaskan selengkapnya berikut ini.

              1. Pengisian PDSS oleh Kepala Sekolah
              1. Kepala Sekolah mengakses alamat pengisian data PDSS, yaitu pdss.snmptn.ac.id
              2. Kepala Sekolah melakukan pengisian data sekolah dan data siswa pada PDSS dengan klik "halaman sekolah".
              3. Setelah selesai mengisi data-data pendaftaran, maka akan mendapatkan NISN dan Password untuk masing-masing siswa.
              4. Kepala sekolah memberikan NISN dan Password kepada masing-masing siswa.
              5. Siswa login ke alamat pdss.snmptn.ac.id dan memilih "halaman siswa"
              6. Login menggunakan NISN dan Password dari Kepala Sekolah untuk melakukan verifikasi data pendaftaran yang telah diisi sebelumnya oleh Kepala Sekolah.
              7. Jika siswa tidak melakukan verifikasi data, maka data tersebut dianggap benar.
              8. Selanjutnya siswa melakukan pendaftaran SNMPTN secara online
              Demikian Semoga bermanfaat.....
              Advertisement
              BERIKAN KOMENTAR ()